Animasi Pohon Natal - Info Itah
  • Kontak Kami
  • Hotline : 081371043741
  • SMS : 081365750586
  • BBM : herbsoho

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Hari Kerja: Senin – Minggu ; 08.00 – 21.00 WIB
Selamat Datang di Website www.herbalsoho.com Promo Desember 2018 : Starkidz Beli 1 Gratis 1; Slim lock Beli 1 Gratis 1 *Welcome Amazing Desember* Joint Unihealth hanya Rp 99.000 Dapatkan Gratis produk Imunoforce *Senilai Rp 105.000* Joint Rp 199.000 Dapatkan Asta Spa Set + Starterkit *Senilai Rp 880.000 GRATISSS* Joint Extravaganza..!! Joint hanya Rp 1.499.000 Dapatkan Gratiss Astagen + 3 Magozai + Starterkit *Senilai total Rp 2.700.000* Beli 3 Kotak Calorease berhadiah 1 Kotak Calorease Program Loyalty menarik Bagi member lihat di Menu Promo
Beranda » Artikel Terbaru » 10 Bahaya Ketika Gadget Menguasai Anak Anda

10 Bahaya Ketika Gadget Menguasai Anak Anda

Diposting pada 5 Desember 2018 oleh owner
sumber : https://m.kumparan.com/berita-heboh/kecanduan-main-ponsel-bocah-4-tahun-harus-operasi-mata-1543817900633901220)

Gambar diatas merupakan kejadian viral yang menjadi pelajaran bagi seluruh orang tua tentang bahaya Gatget bagi perkembangan anak. Kejadian ini terjadi di Bangkok Thailand, seorang bocah 4 tahun yang harus operasi mata akibat kecanduan bermain gadget sejak usia 2 tahun, dan viral setelah ayahnya Dachar Nuysticken Chuayduang mengupload kisah nya melalui Akun Facebook miliknya.

Dachyar mengaku menyesal akibat membiarkan anaknya bermain gadget dari usia 2 tahun yang mengakibatkan pengelihatan anak yang semakin menurun akibat penyakit malas mata dan mengharuskan dioperasi pada tanggal 31 Oktober 2018 dan orangtua diminta untuk memantau anak agar tidak menggunakan telepon genggam, komputer, gadget, menonton televisi dalam waktu lama hingga benar-benar sembuh

Asosiasi dokter anak Amerika Serikat dan Kanada menekankan perlunya anak usia 0-2 tahun sama sekali tidak terpapar gadget. Sementara anak 3-5 tahun dibatasi satu jam per hari dan dua jam untuk anak 6-18 tahun. Namun faktanya, anak-anak justru menggunakan gadget 4-5 kali lebih banyak dari jumlah yang direkomendasikan.

Bahkan, penggunaan ponsel pintar, tablet, dan peranti game elektronik sudah dimulai sejak usia sangat dini. Dokter anak asal Amerika Serikat Cris Rowan mengatakan, perlu ada larangan untuk penggunaan gadget pada usia terlalu dini, yakni anak di bawah 12 tahun. Alasannya, sudah banyak penelitian yang membuktikan dampak negatif gadget pada mereka.

1. Pertumbuhan otak yang terlalu cepat
Di antara usia 0-2 tahun, pertumbuhan otak anak memasuki masa yang paling cepat dan terus berkembang hingga usia 21 tahun. Stimulasi lingkungan sangat penting untuk memicu perkembangan otak, termasuk dari gadget. Hanya saja, stimulasi yang berasal dari gadget diketahui berhubungan dengan defisit perhatian, gangguan kognitif, kesulitan belajar, impulsif, dan kurangnya kemampuan mengendalikan diri.

2. Hambatan perkembangan
Saat menggunakan gadget, anak cenderung kurang bergerak, yang berdampak pada hambatan perkembangan. Satu dari tiga anak yang masuk sekolah cenderung mengalami hambatan perkembangan sehingga berdampak buruk pada kemampuan berbahasa dan prestasi di sekolah.

3. Obesitas
Penggunaan gadget yang berlebihan diketahui bisa meningkatkan risiko obesitas. Anak-anak yang diperbolehkan menggunakan gadget di kamarnya mengalami peningkatan risiko obesitas sebanyak 30 persen. Padahal, diketahui bahwa obesitas pada anak meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung sehingga menurunkan angka harapan hidup.

4. Gangguan tidur
Tidak semua orangtua mengawasi anaknya saat menggunakan gadget sehingga kebanyakan anak pun mengoperasikan gadget di kamar tidurnya. Sebuah studi menemukan, 75 persen anak-anak usia 9-10 tahun yang menggunakan gadget di kamar tidur mengalami gangguan tidur yang berdampak pada penurunan prestasi belajar mereka.

5. Penyakit mental
Sejumlah studi menyimpulkan, penggunaan gadget yang berlebihan merupakan faktor penyebab meningkatnya laju depresi, kecemasan, defisit perhatian, autisme, gangguan bipolar, dan gangguan perilaku pada anak.

6. Agresif
Anak-anak yang terpapar tayangan kekerasan di gadget mereka berisiko untuk menjadi agresif. Apalagi, saat ini banyak video game ataupun tayangan yang berisi pembunuhan, pemerkosaan, penganiayaan, dan kekerasan-kekerasan lainnya.

7. Pikun digital
Konten media dengan kecepatan tinggi berpengaruh dalam meningkatkan risiko defisit perhatian, sekaligus penurunan daya konsentrasi dan ingatan. Pasalnya, bagian otak yang berperan dalam melakukan hal itu cenderung menyusut.

8. Adiksi
Karena kurangnya perhatian orangtua (yang dialihkan pula oleh gadget), anak-anak cenderung lebih dekat dengan gadget mereka. Padahal, hal itu memicu adiksi sehingga mereka seakan tak bisa hidup tanpa gadget mereka.

9. Radiasi
WHO mengategorikan ponsel dalam risiko 2B karena radiasi yang dikeluarkannya. Apalagi, anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi karena otak dan sistem imun yang masih berkembang sehingga risiko mengalami masalah dari radiasi gadget lebih besar dari orang dewasa.

10. Tidak berkelanjutan
Sebuah penelitian membuktikan, edukasi yang berasal dari gadget tidak akan lama bertahan dalam ingatan anak-anak. Dengan demikian, pendekatan pendidikan melalui gadget tidak akan berkelanjutan bagi mereka.

sumber https://lifestyle.kompas.com/read/2014/05/12/16406/10.Alasan.Anak.Perlu.Lepas.dari.Gadget.

salah satu langkah preventif yang dapat dilakukan orang tua adalah dengan memberikan nutrisi untuk pertumbuhan anak seperti Starkidz, Calway C dan menghindari paparan radikal bebas melalui produk antioksidan seperti magozai fruity

 

Bagikan informasi tentang 10 Bahaya Ketika Gadget Menguasai Anak Anda kepada teman atau kerabat Anda.

10 Bahaya Ketika Gadget Menguasai Anak Anda | Herbalsoho.com

Belum ada komentar untuk 10 Bahaya Ketika Gadget Menguasai Anak Anda

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 20%
Rp 237.500 Rp 297.500
Ready Stock / NT0023
Limited Edition
Rp 292.500
Ready Stock / BY0012
SIDEBAR