xh-ePjTVTFs9ThBN5A-Kuvxj5GxXK_pwoPqh2dupFtc
Hari Kerja: Senin – Minggu ; 08.00 – 21.00 WIB
Asta-Gold Special Price Rp. 163 K (minimal Pembelian 2 BOX)----Asta-Gen 4 Special Price (beli 2 box hanya189rb/box isi 20) ----Astagen 12 Special Price (beli 2 box hanya 196 k/box isi 20) Korean Skin Care Set PENAWARAN PERDANA (disc. 40%) Rp. 925.000
Beranda » Artikel Terbaru » Kesimpangsiuran Vaksinasi Covid 19

Kesimpangsiuran Vaksinasi Covid 19

Diposting pada 2 Februari 2021 oleh owner | Dilihat: 318 kali

BANYAK KESIMPANGSIURAN, SIAPA SAJA YANG TIDAK DIPERBOLEHKAN MENERIMA VAKSINASI COVID-19?

Oleh : Prof. Theo Setijadi

 

Pemerintah telah resmi memulai program vaksinasi Covid-19 yang diberikan secara gratis kepada masyarakat, Rabu, 13 Januari 2021 lalu. Ditandai dengan pemberian vaksin kepada Presiden RI Joko Widodo dan diikuti oleh sejumlah perwakilan dari berbagai kelompok masyarakat.

Pemerintah memilih menggunakan vaksin Sinovac. Untuk dapat mencapai kekebalan komunal atau herd immunity, pemerintah menargetkan vaksinasi pada 70 persen penduduk Indonesia atau sekitar 181.5 juta jiwa. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dengan prioritas pertama adalah tenaga kesehatan, kemudian petugas pelayanan publik.

Siapa Saja Yang Tidak dapat diberikan vaksin Covid 19

Dikutip dari laman Sekretaris Kabinet tertanggal 17 Januari 2021, vaksin produksi Sinovac tersebut tidak dapat diberikan kepada orang-orang dengan kriteria tertentu, yaitu:

1. Memiliki riwayat konfirmasi Covid-19;
2. Wanita hamil dan menyusui;
3. Berusia di bawah 18 tahun;
4. Tekanan darah di atas 140/90;
5. Mengalami gejala ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) seperti batuk/pilek/sesak napas dalam 7 hari terakhir;
6. Ada anggota keluarga serumah yang kontak erat/suspek/konfirmasi/sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19;
7. Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah;
8. Menderita penyakit jantung (gagal jantung/penyakit jantung coroner);
9. Menderita penyakit Autoimun Sistemik (Lupus, Sjögren, vaskulitis/ peradangan pembuluh darah, dan autoimun lainnya);
10. Menderita penyakit ginjal;
11. Menderita penyakit Rematik Autoimun/Rheumatoid Arthritis;
12. Menderita penyakit saluran pencernaan kronis;
13. Menderita penyakit Hipertiroid/Hipotiroid karena autoimun;
14. Menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais/defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi;
15. Menderita penyakit Diabetes Melitus;
16. Menderita HIV; dan
17. Memiliki penyakit paru (asma, PPOK/Penyakit Paru Obstruktif Kronis, TBC).

 

BAGAIMANA, JIKA ADA YANG TIDAK BERSEDIA DIVAKSIN ?

Menurut Menkumham Yasonna Laoly tidak ada sanksi pidana (seperti berita-berita yang beredar akhir-akhir ini di masyarakat).
Hanya saja, sanksi penolak vaksin Covid-19 atau kepada mereka yang tidak mau divaksin, pemerintah tetap bisa memberikan sanksi administratif.
Tujuan pemberian sanksi administratif terhadap penolak vaksin tersebut adalah: agar tercipta kekebalan komunitas atau herd immunity.
Menurut Yasonna, sanksi itu dimaksudkan agar bisa mendorong masyarakat untuk ikut bersama-sama dalam program vaksinasi untuk mengatasi pandemi Covid-19.
Apabila sebagian besar masyarakat sudah divaksin, maka akan tercipta kekebalan komunitas atau herd immunity.
“Kalau hanya sebagian kecil, maka herd immunity tidak akan tercapai,” ujar Yasonna Laoly.
Dengan terciptanya kekebalan komunitas maka diharapkan Indonesia bisa melanjutkan kegiatan pembangunan dan perbaikan ekonomi.

Jika sudah divaksin, tidak berarti, bahwa tidak perlu lagi melakukan PROKES (protokol kesehatan).

*APA YANG SEHARUSNYA KITA LAKUKAN, BAIK SUDAH DIVAKSIN, MENUNGGU UNTUK DIVAKSIN ATAU  TIDAK BERSEDIA DIVAKSIN?*

*Tetap melaksanakan prinsip 6M:*
1. Menjauhi kerumunan.
2. Membatasi mobilitas.
3. Mencuci tangan dengan sabun, menggunakan hand-sanitizer.
4. Menggunakan masker.
5. Menjaga jarak.
6. *Minum MAGOZAI & produk-produk Unihealth yang memberikan testimoni nyata, ampuh melawan Covid-19: ADULT FORMULA, IMUNO FORCE/IMUNO JUNIOR, PUREWAY-C & LEGRES.*

Bagikan informasi tentang Kesimpangsiuran Vaksinasi Covid 19 kepada teman atau kerabat Anda.

Kesimpangsiuran Vaksinasi Covid 19 | Herbalsoho.com

Belum ada komentar untuk Kesimpangsiuran Vaksinasi Covid 19

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 20%
ORDER CEPAT
Biorate (Suplemen Asam Urat & Nyeri Sendi)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 275.000 Rp 344.000
Ready Stock / NT0008
Rp 275.000 Rp 344.000
Ready Stock / NT0008
OFF 20%
ORDER CEPAT
ImunoForce Membantu Memelihara Daya Tahan Tubuh

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 93.000 Rp 116.500
Ready Stock / NT0022
Rp 93.000 Rp 116.500
Ready Stock / NT0022
OFF 20%
ORDER CEPAT
Sonata Night (Membantu Tidur Lebih Baik)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Mulai Rp 143.000
Ready Stock / NT0051
*Mulai Rp 143.000
Ready Stock / NT0051
SIDEBAR