xh-ePjTVTFs9ThBN5A-Kuvxj5GxXK_pwoPqh2dupFtc
Hari Kerja: Senin – Minggu ; 08.00 – 21.00 WIB
Asta-Gold Special Price Rp. 163 K (minimal Pembelian 2 BOX)----Asta-Gen 4 Special Price (beli 2 box hanya189rb/box isi 20) ----Astagen 12 Special Price (beli 2 box hanya 196 k/box isi 20) Korean Skin Care Set PENAWARAN PERDANA (disc. 40%) Rp. 925.000
Beranda » Artikel Terbaru » Tata Cara Daftar Bayi Baru Lahir Peserta BPJS Kesehatan

Tata Cara Daftar Bayi Baru Lahir Peserta BPJS Kesehatan

Diposting pada 10 Februari 2020 oleh owner | Dilihat: 233 kali

“Bagaimana daftar bayi baru Lahir Sebagai Peserta BPJS Kesehatan?”

Para orang tua yang memiliki anak yang baru lahir wajib segera daftar anaknya sebagai peserta asuransi kesehatan BPJS

Imun tubuhnya yang belum terbentuk, membuat sang buah hati rentan terkena penyakit seperti penyakit kuning, deman, pilek, sembelit dan lain-lain dan perlu BPJS Kesehatan sebagai antisipasi agar tidak bermasalah apabila tiba-tiba sikecil sakit

Namun tahukah Ayah dan bunda bagaimana cara daftar sikecil (bayi ) anda sebagai peserta BPJS Kesehatan?

 

Tata Cara Daftar Bayi Sebagai Peserta BPJS Kesehatan

Bayi baru lahir dari Peserta JKN-KIS wajib didaftarkan kepada BPJS Kesehatan paling lambat 28 (dua puluh delapan) hari sejak dilahirkan.


Baca Juga :

  1. Tata cara menjadi peserta BPJS kesehatan
  2. Sah, Jokowi naikkan iuran BPJS Kesehatan 100%
  3. Dr. Terawan Sang Menteri Kesehatanmu di kontoversial

Hal ini sesuai dengan amanat Perpres No. 82/2018, pasal 16 ayat (1) yang menyebut bahwa “bayi baru lahir dari peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) wajib didaftarkan ke BPJS kesehatan paling lama 28 hari sejak dilahirkan”

Beberapa Manfaat Jaminan Kesehatan terdiri dari beberapa bagian seperti yang kami lansir  dari laman cermati.com :

  • Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis; obat-obatan; transfusi darah; dan sebagainya);
  • Rawat jalan (pemeriksaan pengobatan, dan konsultasi oleh dokter spesialis, rehabilitasi medis, pelayanan darah dan lainnya)
  • Rawat Inap

Terlambat mendaftarkan lebih dari 28 hari berakibat tidak mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan, dikenakan sanksi denda pelayanan dan berkewajiban membayarkan iuran sejak bayi dilahirkan.



Terbayang kan apabila masalah ini terjadi tiba-tiba buah hati anda butuh pengobatan namun tidak bisa dilayani Faskes atau  Rumah sakit akibat kelalaian Anda?

Berikut kami sajikan beberapa kelengkapan dokumen yang harus Ayah Bunda siapkan untuk pendaftaran Bayi sebagai peserta BPJS Kesehatan [1]

 

1. Peserta PBI (Peserta Bantuan Iuran)

Bayi baru lahir dari Ibu peserta PBI (Peserta Bantuan Iuran) dapat langsung didaftarkan oleh Keluarga Peserta dengan status kepesertaan langsung aktif.

Syarat dan Cara Pendaftaran Bayi Baru Lahir:

1) Asli Kartu JKN-KIS Ibu Kandung

2) Asli/Fotocopy Surat keterangan lahir dari Dokter atau Bidan Puskesmas/Klinik/Rumah Sakit.

3) Asli/Fotocopy Kartu Keluarga orang tua.

 

2. Peserta PPU (Peserta Penerima Upah)

Bayi baru lahir anak pertama sampai dengan ketiga dapat didaftarkan setelah bayi dilahirkan dan kepesertaannya langsung aktif.

Pendaftaran bisa dilakukan secara perorangan maupun kolektif melalui Instansi/Badan Usaha.

Syarat dan Cara Pendaftaran Bayi Baru Lahir anak pertama sampai dengan ketiga:

1) Asli Kartu JKN-KIS Ibu Kandung

2) Asli/Fotocopy Surat keterangan lahir dari Dokter atau Bidan Puskesmas/Klinik/Rumah Sakit.

3) Asli/Fotocopy Kartu Keluarga orang tua.


Baca juga :

  1. Berkat magozai, kebahagiaan bertambah atas lahirnya sibuah hati
  2. Kesulitan selama kehamilan, tertolong dengan Magozai dan legres

3. Peserta PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) & BP (Bukan Pekerja)

Bayi baru lahir dari Ibu Peserta JKN-KIS wajib didaftarkan ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan dan membayar iuran paling lambat 28 (dua puluh delapan) hari sejak bayi dilahirkan, yang dibuktikan dengan surat keterangan lahir dari Rumah Sakit/bidan atau akte kelahiran.

Syarat dan Cara Pendaftaran:

1) Asli Kartu JKN-KIS Ibu Kandung

2) Asli/Fotocopy Surat keterangan lahir dari Dokter atau Bidan Puskesmas/Klinik/Rumah Sakit.

3) Asli/Fotocopy Kartu Keluarga orang tua.

4) Jika peserta belum melakukan autodebet tabungan dilengkapi dengan:

  • Fotocopy buku rekening tabungan BNI/BRI/Mandiri/BCA, dapat menggunakan rekening tabungan Kepala Keluarga/Anggota Keluarga dalam Kartu Keluarga/Penanggung
  • Formulir autodebet pembayaran iuran BPJS Kesehatan bermaterai Rp6.000,00 (Enam ribu rupiah).

5) Melakukan perubahan data bayi selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah kelahiran yang meliputi nama, tanggal lahir, jenis kelamin, dan NIK.



Referensi
1. https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/index.php/pages/detail/2014/20

Bagikan informasi tentang Tata Cara Daftar Bayi Baru Lahir Peserta BPJS Kesehatan kepada teman atau kerabat Anda.

Tata Cara Daftar Bayi Baru Lahir Peserta BPJS Kesehatan | Herbalsoho.com

Belum ada komentar untuk Tata Cara Daftar Bayi Baru Lahir Peserta BPJS Kesehatan

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 4%
ORDER CEPAT
CELL PROTECTION PACK

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 1.695.000 Rp 1.761.000
Ready Stock / PP0111
Rp 1.695.000 Rp 1.761.000
Ready Stock / PP0111
OFF 4%
ORDER CEPAT
OsteForte

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

rematik, nyeri sendi *Mulai Rp 400.400
Ready Stock / NT0023
*Mulai Rp 400.400
Ready Stock / NT0023
Limited Edition
STOK HABIS
Antioxidant Support Pack

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Harga Hubungi CS
Habis
*Harga Hubungi CS
Habis
SIDEBAR